fbpx Skip to content

Tips Berbuka Puasa

Puasa dipercaya baik bagi kesehatan, namun kita juga harus cermat dalam memenuhi asupan gizi ketika berpuasa. Setelah menahan lapar dan dahaga sekitar 12 -14 jam, tak jarang kita kalap ketika berbuka puasa. Padahal, pemilihan makanan berbuka penting untuk melanjutkan kelancaran ibadah. Berikut ini tips pemilihan makanan saat berbuka:

1) Berbukalah dengan makanan dan minuman yang mengandung gula. Gula merupakan jenis karbohidrat sederhana yang mudah dipecah dan dicerna menjadi gula darah. Dengan mengkonsumsi makanan dan minuman yang mengandung gula Anda dapat menstabilkan kondisi gula darah yang turun setelah berpuasa, akibatnya tubuh kembali mendapatkan suntikan energi dengan segera. Pilihlah makanan manis dan sehat yang mengandung gula alami seperti mengkonsumsi buah-buahan atau jus buah.

2) Kurangi konsumsi minuman dingin, karena dapat menyebabkan perut merasa kenyang. Akibatnya, kebutuhan nutrisi lainnya yang diperlukan oleh tubuh belum terpenuhi dengan baik.

3) Perhatikan pemilihan jenis makanan. Sebaiknya tidak mengkonsumsi gorengan terlalu banyak saat berbuka, karena gorengan mengandung lemak yang tak mudah dicerna tubuh setelah berpuasa. Idealnya, konsumsi satu hingga dua potong gorengan cukup untuk mengisi kebutuhan energi sebelum masuk ke fase makan besar.

4) Konsumsi sup bening untuk bantu ganti cairan tubuh. Kita membutuhkan sekitar 2 liter cairan setiap harinya, dengan perubahan waktu makan saat berpuasa, kebutuhan cairan dapat diakali dengan konsumsi sup bening sebagai pendamping saat makan besar setelah ibadah sholat Isya.

Buka puasa diharapkan dapat memenuhi sekitar 20% kebutuhan kalori tubuh, oleh karenanya kita dianjurkan untuk tidak langsung makan besar saat berbuka. Idealnya Buka Puasa dapat disebut sebagai snacking sebelum mengkonsumsi makanan berat setelah salat Maghrib.

Hindari makanan dan minuman berikut saat berbuka puasa:

–  Minuman dan makanan yang mengandung gas seperti, minuman bersoda, buah dengan kadar gas tinggi (nangka, durian), sayuran dengan kadar gas tinggi (kol, kembang kol, kubis, lobak, caisim)

–  Makanan dengan bumbu terlalu kuat, seperti terlalu pedas, terlalu asam atau terlalu berlemak (penggunaan santan kental untuk makanan)

–  Tape ketan, kopi dan teh kental karena dapat meningkatkan produksi asam lambung

Narasumber: Asni Widjiati, S.Gz (Ahli Gizi Bethsaida Hospitals)

Share

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on email
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on print

PAKET MCU BRONZE

Rp 1.473.000

Pemeriksaan dasar Bethsaida Hospital yang meliputi beberapa jenis pemeriksaan seperti radiologi, urin, hematologi, fungsi hati, fungsi ginjal, gula darah, lemak darah dan skrining hepatitis. 

Sarapan Pagi

Pemeriksaan Dokter

  • Dokter Umum
  • Dokter Spesialis Mata/THT

Radiologi

  • Rontgen Thorax AP/PA

EKG

Urinalisis

  • Urin Lengkap

Hematologi

  • Darah Lengkap

Fungsi Hati

  • SGOT
  • SGPT

Fungsi Ginjal

  • Ureum
  • Kreatinin
  • Asam Urat

Gula Darah

  • Gula Darah Puasa
  • Gula Darah 2 Jam PP

Lemak Darah

  • Kolesterol Total
  • Kolesterol HDL
  • Kolesterol LDL
  • Trigliserida

Skrining Hepatitis

  • HBsAg
  • Anti HBs