fbpx Skip to content

Mengatasi Nyeri Punggung Dengan RedCord

Bagaimana Cara Untuk Mengatasi Nyeri Punggung?

Bagaimana sebenarnya cara untuk mengatasi nyeri punggung? Nyeri punggung hingga saat ini masih banyak diderita oleh kebanyakan orang. Untuk dapat mengatasi nyeri punggung ini wajib untuk diketahui jenis, penyebab dan gejala dari nyeri punggung itu sendiri.

Ada 2 macam dari nyeri punggung yaitu nyeri punggung akut yang terjadi secara tiba-tiba dan berlangsung selama kurang dari 6 minggu sementara nyeri punggung kronis berlangsung selama lebih dari tiga bulan. Bila nyeri punggung kronis tidak ditangani dengan baik maka dapat menyebabkan depresi, kecemasan, gangguan mood, serta mencetus penyakit kronis lainnya seperti darah tinggi dan kencing manis yang akhirnya mengganggu kualitas hidup dan tidak jarang seseorang harus merubah profesinya karena kondisi ini. Secara statistik kejadian ini juga cukup banyak, mencapai 60%.

Mekanisme Nyeri Yang Terjadi Dalam Tubuh

Nyeri pada anggota gerak pada prinsipnya terjadi ketika prinsip: “the right muscle in the right amount at the right time” tidak terpenuhi. Ada sensor otot -proprioseptif, muscle spindle- yang tidak bekerja sehingga otot-otot tertentu tidak dapat bekerja seperti seharusnya. Sebagai contoh, pada saat kita ingin menggapai sesuatu, sepersekian detik sebelumnya otot perut kita bernama transversus abdomen akan kontraksi terlebih dahulu sebelum tangan kita menggapai sesuatu. Mekanisme stabilitas tulang belakang yang mendahului gerakan fungsional -feedforward- ini sangat krusial. Bila transversus abdomen yang termasuk salah satu dari otot lapis dalam/intrinsik/core kita tidak dapat bekerja di waktu yang tepat dengan kekuatan yang cukup bisa saja hanya muncul rasa tidak nyaman. Namun bila beban yang harus diangkat atau timing yang dilakukan oleh tubuh kita di luar kapasitas kita, akan timbul nyeri. Terjadi karena ada otot lain harus bekerja ekstra keras untuk mengompensasi otot yang bermasalah. Kondisi ini kita sebut sebagai gangguan kontrol motorik.

Penanganan Nyeri Punggung Kronik

Ketika baru pertama kali terjadi nyeri dan sudah mendapatkan penanganan yang baik, nyeri akan hilang. Namun gangguan kontrol motorik tersebut biasanya menetap. Hal ini berisiko menyebabkan terjadinya nyeri berulang dan bahkan bisa bertahun-tahun tidak membaik. Gangguan ini dicetuskan oleh pola hidup yang tidak aktif, monoton, cara kerja yang tidak ergonomis dan trauma.

Untuk menangani kondisi ini, diperlukan pemeriksaan fisik untuk mencari otot mana yang tidak bekerja dengan optimal. Selama otot yang disfungsi ini dibiarkan tidak bekerja, otot lain akan terus bekerja ekstra keras sebagai kompensasinya. Otot kompensator ini adalah proteksi tubuh kita terhadap kelemahan otot.

Tidak jarang pasien datang mengaku sudah mendapat pijat atau konsumsi pereda nyeri berulang-ulang, namun tidak pernah memperbaiki otot yang lemah. Seperti rumah dengan genteng bocor namun hanya memperbaiki plafon yang rusak, tidak mencari sumber bocornya.

Otot yang lemah tersebut, selanjutnya harus diperkuat, diperbaiki respons dan diintegrasikan dengan gerakan fungsional. Oleh karena banyaknya kejadian kasus nyeri punggung bawah kronis serta akibat yang fatal apabila tidak diberikan penanganan yang tepat, maka Bethsaida Hospitals menyediakan cara untuk mengatasi nyeri punggung ini dengan metode terapi fisik Redcord. Metode ini berasal dari Norwegia yang telah didukung oleh banyak penelitian klinis dari seluruh dunia. Kelebihan dari metode ini dibandingkan dengan yang lain adalah dapat memperbaiki kontrol dan koordinasi otot secara bertahap, tanpa nyeri. Apabila metode ini dijalankan secara rutin, pola gerak yang benar dapat terekam kembali oleh tubuh kita. Dengan kehadiran Redcord diharapkan dapat membantu para penderita nyeri punggung kronis untuk beraktifitas dengan normal.

Narasumber: dr. Raymond Posuma, Sp.KFR

Share

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on email
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on print

PAKET MCU BRONZE

Rp 1.473.000

Pemeriksaan dasar Bethsaida Hospital yang meliputi beberapa jenis pemeriksaan seperti radiologi, urin, hematologi, fungsi hati, fungsi ginjal, gula darah, lemak darah dan skrining hepatitis. 

Sarapan Pagi

Pemeriksaan Dokter

  • Dokter Umum
  • Dokter Spesialis Mata/THT

Radiologi

  • Rontgen Thorax AP/PA

EKG

Urinalisis

  • Urin Lengkap

Hematologi

  • Darah Lengkap

Fungsi Hati

  • SGOT
  • SGPT

Fungsi Ginjal

  • Ureum
  • Kreatinin
  • Asam Urat

Gula Darah

  • Gula Darah Puasa
  • Gula Darah 2 Jam PP

Lemak Darah

  • Kolesterol Total
  • Kolesterol HDL
  • Kolesterol LDL
  • Trigliserida

Skrining Hepatitis

  • HBsAg
  • Anti HBs