fbpx Skip to content

Gejala Menopause dan Cara Menyikapinya

Menurut WHO, menopause adalah masa berhentinya hair atau menstruasi secara permanen akibat hilangnya aktivitas folikuler ovarium. Seorang wanita bisa dikatakan sudah menopause apabila tidak mengalami menstruasi selama 12 bulan secara berturut-turut tanpa ada penyebab secara fisiologi atau patiologi yang nyata. Ayo kenali gejala menopause sebelum terjadi.

           Sebelum seorang wanita menopause, Ia akan mengalami masa Klimakterium. Klimakterium merupakan masa peralihan antara masa reproduksi dengan masa senium. Klimakterium merupakan suatu masa peralihan yang normal dan wajar terjadi bagi wanita. Menopause memang akan terjadi secara alami, tetapi ada beberapa hal yang dapat memengaruhi seberapa lambat atau cepatnya fase menopause yang terjadi pada perempuan. Hal-hal tersebut adalah:

  1. Stress
  2. Usia melahirkan
  3. Penggunaan atau pemilihan alat kontrasepsi
  4. Kebiasaan merokok
  5. Asupan gizi

Untuk gejala menopause secara fisik adalah:

  1. Hot flushes: rasa panas atau hangat yang dapat dirasakan pada bagian leher, dada, hingga wajah yang dapat dirasakan selama beberapa menit. Hot flushes juga dapat menyebabkan kepala pusing, tubuh terasa lemah, detak jantung yang cepat, dan sering berkeringat di malam hari.
  2. Sering buang air kecil: seorang wanita akan lebih sering buang air kecil sebelum menopause.
  3. Kulit menjadi lebih kering: kulit akan berubah menjadi lebih kering daripada sebelumnya, sehingga akan lebih baik bila pelembap digunakan secara rutin.
  4. Rambut mudah rontok

Gejala menopause secara psikologis adalah:

  1. Mudah tersinggung
  2. Depresi
  3. Risau atau cemas
  4. Sering mengalami kelupaan dan sulit berkonsentrasi

Gejala menopause secara seksual yang dapat dirasakan adalah:

  1. Vagina kering: vagina menjadi lebih kering dari biasanya, sehingga akan menimbulkan rasa kurang nyaman ketika berhubungan seksual.
  2. Libido menurun: hasrat atau gairah untuk berhubungan seksual juga akan menurun akibat tingkat libido yang menurun.

Menopause bisa terdengar sebagai akhir dari hubungan seksual seorang wanita, tetapi apabila menyikapinya dengan benar, fase menopause bisa menjadi fase dimana wanita bisa menjadi lebih sehat. Berikut cara menyikapi menopause:

  1. Selalu berpikir positif bahwa semua yang terjadi merupakan suatu hal yang alami dan wajar
  2. Jangan berhenti menerapkan pola hidup sehat dengan gizi seimbang dan olahraga yang cukup
  3. Kurangi mengonsumsi kafein yang berasal dari kopi, teh, dan soda untuk mengurangi hot flushes
  4. Tidur cukup selama 7-8 jam sehari

Menopause merupakan fase yang tidak perlu ditakuti, semua wanita masih bisa bersinar setelah menopause sekalipun. Bethsaida Hospital dapat menjadi wadah bagi anda untuk berkonsultasi bagaimana menghadapi menopause tanpa mengurangi motivasi dan menurunkan tingkat kesehatan anda.

Share

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on email
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on print

PAKET MCU BRONZE

Rp 1.473.000

Pemeriksaan dasar Bethsaida Hospital yang meliputi beberapa jenis pemeriksaan seperti radiologi, urin, hematologi, fungsi hati, fungsi ginjal, gula darah, lemak darah dan skrining hepatitis. 

Sarapan Pagi

Pemeriksaan Dokter

  • Dokter Umum
  • Dokter Spesialis Mata/THT

Radiologi

  • Rontgen Thorax AP/PA

EKG

Urinalisis

  • Urin Lengkap

Hematologi

  • Darah Lengkap

Fungsi Hati

  • SGOT
  • SGPT

Fungsi Ginjal

  • Ureum
  • Kreatinin
  • Asam Urat

Gula Darah

  • Gula Darah Puasa
  • Gula Darah 2 Jam PP

Lemak Darah

  • Kolesterol Total
  • Kolesterol HDL
  • Kolesterol LDL
  • Trigliserida

Skrining Hepatitis

  • HBsAg
  • Anti HBs