Imunisasi merupakan salah satu bentuk pencegahan yang sangat efektif untuk mengurangi jumlah angka kematian pada bayi dan anak.Salah satu imunisasi yang diwajibkan untuk diberikan pada bayi atau anak adalah vaksinasiĀ Bacille Calmette- GuerinĀ (BCG). Vaksin BCG ini penting untuk diberikan kepada bayi atau anak anda untuk mencegah penyakit mematikan bernama Tuberkulosis atau disingkat sebagai TBC. Akan tetapi masih banyak diantara kita yang masih meremehkan bahaya dari penyakit ini sehingga mengambil keputusan untuk tidak memberikan imunisasi pada anak. Pada kenyataannya, setiap hari ada sekitar 200 anak yang meninggal akibat TBC dan di Indonesia masih terdapat 7 % anak yang tidak mendapat imunisasi secara lengkap yang bisa membahayakan nyawanya. Oleh karena itu di sini akan dibahas secara singkat tentang penyakit TBC dan tentang pentingnya vaksinasi BCG untuk mencegah penyakit TBC.

Apa itu Tuberkulosis

TuberkulosisĀ adalah penyakit saluran pernafasan yang disebabkan oleh bakteri bernamaĀ Mycobakterium Tuberculosis. Di tahun 2015 Penyakit ini telah membuat kematian sekitar 1,8 juta orang di seluruh dunia dengan 10,4 juta orang sudah terkena penyakitnya. TBC ini terbagi atas 2 bentuk:

  • TBC laten: yang artinya kuman sudah masuk tetapi sistem kekebalan tubuh penderita menghentikan penyebarannya
  • TBC aktif:yang artinya kuman sudah berkembang biak dan bisa membuat anda sakit. Selain itu penyebaran bakteriĀ mycobacterium TuberculosisĀ dapat terjadi untuk orang disekitarnya.

Penyebaran Bakteri Tuberkulosis

Penyebaran TBC ini dapat terjadi melalui udara oleh orang yang sudah memiliki penyakit Tuberkulosis aktif. Jikalau orang dengan TBC aktif sedang batuk atau bersin ini memiliki kemungkinan besar untuk penyebaran bakteriĀ mycobakterium Tuberculosis. Penularan TBC tidak mudah untuk diketahui karena penyebaran bakteri yang perlahan.

Pada anak biasanya hal ini ditularkan lewat orang dewasa yang berada di rumah atau di lingkungan bermainnya. Sesudah terhidup, virus TBC akan menyebar ke paru paru dimana mereka berkembang biak dan akhirnya mulai menyebar ke pembuluh getah bening. Risiko ini bisa diperparah jika virus TBC menyerang anak yang berusia kurang dari 4 tahun akibat sistem kekebalan tubuh mereka yang rentan.

Cegah Penyebaran TBC dengan Vaksinasi BCG

Dengan melakukan vaksinasi BCG kita dapat mencegah penyebaran dan menjauhkan diri kita dan anak dari bahaya yang disebabkan oleh TBC yaitu kematian. Pada anak, Vaksinasi BCG sudah dapat diberikan sejak lahir dan baiknya diberikan pada bayi di antara bulan ke 0 sampai bulan ke 2. Dan apabila Vaksinasi BCG ini diberikan pada bayi yang berusia lebih dari 3 bulan maka baiknya melakukan Test tuberkulin terlebih dahulu dan hanya diberikan apabila anak memiliki tuberkulin negatif.

Pada akhirnya,tentu kita tidak ingin hal buruk terjadi pada kita semua. Semoga dengan pemberitahuan ini anda dapat mengetahui pentingnya mengikuti jadwal imunisasi yang telah disiapkan setelah bayi melahirkan. Harapannya adalah semoga kita dapat menjadikan lingkungan di sekitar kita aman dari penyakit TBC dan yang lebih penting adalah menjauhkannya dari jangkauan buah hati kita.

Ā 

Narasumber :Ā dr. Johannes Ridwan, Sp.A, DPPS

Recommended Posts

No comment yet, add your voice below!


Add a Comment