Menjaga Kesehatan Jantung dengan Tips Mudah

Siapa bilang sehat harus selalu mahal? Nyatanya, kesehatan bisa dijaga oleh setiap orang dengan berbagai cara yang mudah tanpa perlu mengeluarkan biaya yang mahal. Salah satu organ tubuh yang dapat dipelihara dengan cara yang mudah adalah jantung. Berikut adalah tips-tips yang dapat diterapkan setiap hari untuk menjaga kesehatan jantung menurut dr. Ryan Ranitya, Sp.PD-KKV, FINASIM:

Kurangi konsumsi garam

Mengonsumsi garam dengan kadar yang tinggi dapat meningkatkan tekanan darah tinggi yang dapat menyebabkan gangguan pada jantung hingga stroke dalam kasus buruknya. Kurangi konsumsi makanan asin yang mengandung garam atau penyedap rasa dengan kadar tinggi untuk menghindari darah tinggi.

Tidak mengonsumsi alkohol

Memiliki prinsip yang mirip dengan garam, mengonsumsi alkohol dengan kadar yang tinggi secara berkala juga dapat memicu darah tinggi dan membuat detak jantung menjadi lebih cepat sehingga dapat merusak otot jantung dalam jangka panjang.

Selalu aktif setiap hari

Menjaga kesehatan jantung dapat dilakukan dengan cara selalu aktif setiap hari menjadi tantangan bagi semua orang ditengah kesibukannya. Tetapi, selalu aktif tidak selamanya harus dilakukan di gym. Selalu aktif cukup dilakukan dengan menggerakan tubuh minimal 30 menit setiap harinya. Hal-hal mudah yang bisa menjadi pilihan agar selalu aktif adalah perenggangan otot pada pagi hari setelah bangun tidur atau pada malam hari sebelum tidur dengan melakukan gerakan stretching yang mudah, jalan santai, berenang, dan bermain sepeda.

Tidak menjadi perokok aktif maupun pasif

Tidak menjadi perokok aktif maupun pasif juga merupakan salah satu cara mduah untuk menjaga kesehatan jantung. Apabila anda seorang perokok aktif, lebih baik untuk mencoba berhenti dan kurangi konsumsi rokok setiap harinya. Bagi anda yang tidak merokok, jangan lupa untuk menghindari asap rokok agar anda tidak menjadi perokok pasif. Usahakan untuk tidak mencium asap rokok apapun dimanapun anda berada.

Selalu istirahat cukup

Selalu dapatkan istirahat yang cukup setiap malam agar membantu detak jantung tetap rileks saat bangun di pagi hari, karena tidur yang cukup dapat memengaruhi mood sepanjang hari.

Tips menjaga kesehatan jantung diatas mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Sudahkah anda melakukannya? Untuk konsultasi lebih lanjut anda bisa mengunjungi Cardiac Center di Bethsaida Hospital untuk berkonsultasi seputar kesehatan jantung.

Narasumber: dr. Ryan Ranitya, Sp.PD-KKV, FINASIM

Periksa Payudara Sendiri (SADARI) untuk Mencegah Kanker Payudara

Kanker payudara merupakan salah satu musuh utama wanita. Penderita kanker payudara memang banyak dialami oleh wanita, tetapi bukan berarti pria dapat luput dari penyakit yang satu ini. Pemeriksaan payudara sendiri atau SADARI bisa dilakukan sejak dini oleh wanita dan pria untuk mencegah kanker payudara.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan oleh anda untuk melakukan SADARI menurut dr. Rahmi Alfiah Nur Alam, Sp.RAD (K):

  • Lihat:

Anda bisa melihat payudara anda di depan cermin. Ukuran payudara yang berbeda merupakan hal yang normal, seperti tidak sejajar atau besar dan kecil. Tetapi apabila ukuran besar dan kecil, naik dan turunnya satu payudara terlalu signifikan hingga tidak terlihat normal, anda sebaiknya langsung berkonsultasi dengan dokter yang bisa anda temui di Bethsaida Hospital.

                Cara lain untuk memastikannya adalah dengan mengencangkan otot dada dan perhatikan payudara di depan cermin. Perhatikan secara menyeluruh mulai dari kiri ke kanan, kanan ke kiri, depan, hingga bagian puting. Perhatikan apakah puting mengeluarkan cairan tertentu ketika ditekan secara perlahan.

  • Raba:

Rasakan tekstur payudara anda dengan berbaring diatas permukaan yang datar dan tidak bergelombang. Selama anda berbaring letakkan lengan kanan di bagian bawah kepala dan gunakan pelembab kulit untuk meraba payudara bagian kanan searah jarum jam melingkar, miaslnya dari angka jam 12 hingga ke angka 1. Setelah melewati satu lingkaran, anda bisa geser jari dan mulai hingga seluruh permukaan payudara sampai ke puting selesai diraba.

  • Rasa:

              Anda bisa merasakan apakah ada kelainan atau perbedaan antara kedua payudara setelah meraba payudara. Kelainan tersebut bisa berupa cairan yang keluar dari puting atau adanya benjolan yang dapat anda rasakan pada payudara.

Narasumber: dr. Rahmi Alfiah Nur Alam, Sp.RAD (K)

Periksa Kanker Payudara Sendiri (SADARI)

Kanker payudara merupakan salah satu musuh utama wanita. Penderita kanker payudara memang banyak dialami oleh wanita, tetapi bukan berarti pria dapat luput dari penyakit yang satu ini. Periksa kanker payudara sendiri atau SADARI bisa dilakukan sejak dini oleh wanita dan pria untuk mencegah kanker payudara.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan oleh anda untuk periksa kanker payudara sendiri menurut dr. Rahmi Alfiah Nur Alam, Sp.RAD (K):

Lihat:

Anda bisa melihat payudara anda di depan cermin. Ukuran payudara yang berbeda merupakan hal yang normal, seperti tidak sejajar atau besar dan kecil. Tetapi apabila ukuran besar dan kecil, naik dan turunnya satu payudara terlalu signifikan hingga tidak terlihat normal, anda sebaiknya langsung berkonsultasi dengan dokter yang bisa anda temui di Bethsaida Hospital.

                Cara lain untuk memastikannya adalah dengan mengencangkan otot dada dan perhatikan payudara di depan cermin. Perhatikan secara menyeluruh mulai dari kiri ke kanan, kanan ke kiri, depan, hingga bagian puting. Perhatikan apakah puting mengeluarkan cairan tertentu ketika ditekan secara perlahan.

Raba:

Rasakan tekstur payudara anda dengan berbaring diatas permukaan yang datar dan tidak bergelombang. Selama anda berbaring letakkan lengan kanan di bagian bawah kepala dan gunakan pelembab kulit untuk meraba payudara bagian kanan searah jarum jam melingkar, miaslnya dari angka jam 12 hingga ke angka 1. Setelah melewati satu lingkaran, anda bisa geser jari dan mulai hingga seluruh permukaan payudara sampai ke puting selesai diraba.

Rasa:

              Anda bisa merasakan apakah ada kelainan atau perbedaan antara kedua payudara setelah meraba payudara. Kelainan tersebut bisa berupa cairan yang keluar dari puting atau adanya benjolan yang dapat anda rasakan pada payudara.

Apabila anda menemukan suatu benjolan atau sesuatu yang janggal pada payudara anda, segera periksakan ke Bethsaida Hospital yang berada di Gading Serpong untuk penanganan lebih lanjut dan optimal. Lebih cepat ditangani, maka proses penyembuhan juga akan semakin cepat.

Narasumber: dr. Rahmi Alfiah Nur Alam, Sp.RAD (K)

Sling Exercise Redcord untuk Nyeri Punggung

Sling Exercise Redcord bisa dijadikan sebagai salah satu metode untuk rehabilitasi. Salah satu gangguan atas keluhan yang sering diatasi oleh Redcord adalah nyeri punggung yang sering terjadi di Indonesia sebesar 60%. Terdapat 2 macam nyeri punggung, yaitu nyeri punggung akut yang hanya terjadi secara tiba-tiba dan berlangsung kurang dari 6 minggu dan nyeri punggung kronis yang hanya berjalan selama lebih dari 3 bulan.

Nyeri punggung tidak hanya menyerang sakit secara fisik pada punggung melainkan dapat menyerang anda secara mental. Seperti misalnya, depresi, kecemasan, mood swings, serta dapat memicu penyakit lainnya seperti darah tinggi dan kencing manis.

Cara penanganan:

Jika anda baru merasakan nyeri ini selama beberapa kali dan sudah pernah ditangani, maka rasa nyeri cenderung akan hilang. Tetapi, gangguan kontrol motorik akan tetap terganggu dan dapat menyebabkan terjadinya nyeri berulang yang akan datang lagi nantinya. Nyeri punggung berpotensi untuk terjadi selama bertahun-tahun yang dapat disebabkan oleh pola hidup yang kurang aktif, monoton, cara kerja yang terlalu melelahkan, kurang ergonomis dan trauma.

Menurut dr. Raymond Posuma, Sp.K, untuk menangani kondisi ini, diperlukan pemeriksaan fisik untuk mencari otot mana yang tidak bekerja dengan optimal. Selama otot yang disfungsi ini dibiarkan tidak bekerja, otot lain akan terus bekerja ekstra keras sebagai kompensasinya. Otot kompensator ini adalah proteksi tubuh kita terhadap kelemahan otot. Kelemahan otot itu sendiri dapat diperkuat dan diperbaiki dengan gerakan fungsional yang disediakan oleh Redcord di Bethsaida Hospitals. Sling Exercise Redcord dapat menangani nyeri punggung bagian bawah secara kronis yang terjadi berulang-ulang.

Metode Sling Exercise Redcord ini berasal dari Norwegia yang telah didukung oleh penelitian klinis dari berbagai negara. Dengan Sling Exercise Redcord, anda dapat menguatkan otot anda untuk koordinasi gerakan motorik yang lebih baik dan memperbaiki kontrol otot tanpa nyeri. Namun, semua hal ini dilakukan secara berkala untuk hasil yang lebih baik. Karena rehabilitasi Redcord di Bethsaida Hospitals ini mendukung pola gerak yang benar agar menghilangkan nyeri punggung.

Narasumber: dr. Raymond Posuma, Sp.KFR

Mengenal Prosedur Radio Frekuensi Ablasi Untuk Penanganan Penyakit Tiroid

Pernahkah anda mengalami kelelahan berlebihan sepanjang hari? Apakah disertai dengan berat badan yang meningkat secara tiba-tiba, sulit berkonsentrasi, badan menggigil, rambut rontok, melemahkan jantung dan otot? atau sebaliknya yang anda alami adalah kegugupan berlebihan, berat badan berkurang meski sudah mengonsumsi banyak makanan, jantung berdebar yang disertai denyut nadi yang cepat? Hal ini bisa terjadi karena gangguan fungsi hormon tiroid.

Meskipun bagi beberapa masyarakat umum penyakit tiroid ini terdengar asing, namun menurut data dari WHO Global Database on Iodine Deficiency (2004) sekitar 285.4 juta anak usia sekolah 6-12 tahun dan sekitar 1,9 milyar penduduk dunia mengalami defisiensi iodium. Di Asia, sekitar 187 juta anak usia sekolah (6-12 tahun) dan 1,2 milyar populasi umum mengalami defisiensi iodium. Lebih lanjut, kelenjar tiroid merupakan kelainan endokrin terbanyak kedua setelah diabetes melitus di Indonesia.

Di Indonesia sendiri telah terdapat 17 juta penduduk yang menderita gangguan tiroid. Gangguan tiroid dapat mengenai berbagai usia :

Bayi baru lahir – terakumulasi tiap tahunnya di Indonesia. Di seluruh dunia prevalensi hipotiroid kongenital 1 : 3.000. Dengan prevalensi 300-900 di daerah endemik tinggi. Jika angka kelahiran sebanyak 5 juta bayi/tahun dengan kejadian 1 : 3.000 kelahiran maka terdapat 1.600 bayi dengan hipotiroid kongenital per tahun yang akan terakumulasi tiap tahunnya.

Anak-anak: Angka prevalensi hipertiroid di seluruh dunia pada anak yang berusia ≤ 15 tahun adalah 8 : 1.000.000 dan yang berusia ≤ 4 tahun 1 : 1.000.000

Usia Dewasa atau Produktif: Wanita 10x lebih rentan terkena hipotiroid dibanding laki-laki. 7% dari wanita yang baru saja melahirkan mengalami masalah dengan kelenjar tiroid dalam tahun pertama.

Usia Lanjut: Nodul tiroid dapat terjadi pada lebih dari 50% populasi penduduk dan sebagian besar sudah berusia lanjut. Studi ATA menemukan populasi orang ≥ 70 tahun memiliki kemungkinan 43% terkena nodul dibandingkan dengan usia muda (20-29 tahun)

Kelenjar tiroid merupakan kelenjar yang memiliki fungsi mempertahankan metabolisme tubuh, seperti metabolisme jantung, membantu mengatur metabolisme karbohidrat, lemak dan protein, memacu pertumbuhan normal, memacu perkembangan dan pematangan sistem saraf dan memacu pembentukan kalori. Dengan kata lain, gangguan kelenjar tiroid dapat mempengaruhi seluruh sistem tubuh dan berakibat fatal jika tidak ditangani dengan tepat.

Masalah tiroid dapat digolongkan menjadi dua bagian yaitu, perubahan ukuran atau bentuk tiroid yang biasa dikenal dengan gondok dan gangguan fungsi hormon tiroid. Kedua masalah tersebut dibagi lagi menjadi dua, perubahan ukuran tiroid yang sering dikenal sebagai gondok dibagi menjadi dua yaitu benjolan jinak dan ganas. Sedangkan gangguan fungsi hormon dibagi menjadi hipertiroid (kelebihan hormon) dan hipotiroid (kekurangan hormon).

Beberapa tanda dan gejala gangguan fungsi hormon tiroid diantaranya:

Gejala Hipertiroid:
– Gemetar, gugup / gelisah
– Mata melotot
– Berat badan berkurang meski banyak makan
– Sulit tidur
– Cepat lelah
– Berdebar
– Tidak tahan panas
– Diare
– Tulisan tangan berubah
– Gangguan Menstruasi
– Otot lemah, tidak kuat olah raga, tidak bisa naik tangga
– Mata nyeri atau pandangan ganda
– Rasa cemas berlebihan
– Nadi cepat
– Kelenjar gondok membesar
– Kadar hormon T3 dan T4 meningkat

Gejala Hipotiroid:
– Mudah lelah
– Berat badan meningkat
– Pelupa
– Labil / sensitif
– Sulit berkonsentrasi
– Rambut rontok / menipis
– Kulit kering
– Tidak tahan dingin
– Kolesterol meningkat
– Mata sembab
– Kelenjar gondok membesar
– Suara dalam parau, tenggorokan kering dan sering meradang
– Denyut jantung melemah
– Infertilitas, siklus menstruasi tidak teratur
– Otot lemah
– Sembelit

Gangguan kelenjar tiroid ini kerap tidak disadari karena tak ada gejala khusus. Padahal, jika tidak terdeteksi dan ditangani sejak dini, kelainan tiroid dapat menurunkan produktivitas dan kualitas hidup. Oleh karenanya, penting bagi masyarakat untuk melakukan deteksi dini serta mendapatkan penanganan yang tepat terhadap masalah tiroid.

Bethsaida Hospital yang telah memiliki layanan Thyroid Center kini siap untuk memberikan pelayanan terhadap penyakit tiroid ini. Mulai dari penegakan diagnosa, terapi khusus, hingga penanganan secara komprehensif. Kami mengetahui bahwa tidak sedikit diantara masyarakat yang menghindari rumah sakit untuk penanganan terhadap penyakit tiroid. Hal ini disebabkan oleh pemikiran masyarakat yang berasumsi bahwa jika sudah mengalami tiroid maka tindakan operasi merupakan hal yang tidak bisa dihindari. Akan tetapi bersama Dr. Rochsismandoko, Sp.PD-KEMD, FACE sebagai dokter spesialis penyakit dalam yang mendalami sub spesialisasi endokrin dan penyakit metabolik dari Bethsaida Hospital mengatakan bahwa sekarang untuk menghilangkan pembesaran kelenjar tiroid jinak hanya memerlukan tindakan minimal invasif yang tanpa operasi. Tindakan ini disebut juga sebagai Radio Frequency Ablation dimana metode ini diguakan untuk menghilangkan kista pada tiroid.

Tindakan RFA ini akan melibatkan sebuah elektroda yang dimasukkan ke dalam leher dengan bantuan USG sampai mencapai tumor di dalam kelenjar tiroid, kemudian sebuah generator listrik akan dinyalakan untuk mengalirkan energi termal untuk merusak struktur tumor. Tentu prosedur ini akan menggunakan anastesi lokal sehingga pasien merasa aman & nyaman selama menjalani prosedur.

Pada umumnya prosedur RFA ini akan memakan waktu hanya 30 menit sampai 1 jam dengan kelebihan secara biaya lebih murah dan pasien tidak akan memiliki luka bekas sayatan operasi. Tindakan ini juga pada umumnya tidak menimbulkan rasa sakit baik saat dilakukan prosedur ataupun sesudahnya.Setelah menjalani prosedur RFA ini, dokter akan melakukan observasi selama 10-12 jam mendatang untuk melihat hasil reaksi dari prosedur RFA tersebut. Namun apabila terjadi risiko, dokter akan memberikan obat pereda nyeri. Selain itu, prosedur ini tidak memiliki banyak persyaratan namun biasanya pasien akan disarankan untuk melakukan pemeriksaan darah terlebih dahulu. Hal ini dilakukan untuk memastikan keadaan tubuh pasien siap menjalani prosedur RFA ini.

Dr. Rochsismandoko, Sp.PD-KEMD, FACE mengatakan bahwa angka keberhasilan prosedur RFA ini adalah 47-96%. Berhasil atau tidaknya tindakan ini bisa dilihat 6 bulan setelah menjalani prosedur dengan kontrol rutin ke dokter setiap bulannya.

Terapi Oksigen Hiperbarik untuk Kebugaran

Terapi oksigen hiperbarik merupakan terapi medis yang menyediakan oksigen murni kepada pasien terapi yang telah terbukti secara klinis. Pada dasarnya, prinsip kerja terapi hiperbarik ini sesuai dengan prinsip fisika dimana penghirupan oksigen dalam ruangan bertekanan tinggi akan meningkatkan kelarutan oksigen dalam darah plasma dan jaringan tubuh, sehingga merangsang pembentukan sel-sel dan jaringan baru yang dapat dibentuk lebih cepat.

Pada awalnya, terapi oksigen hiperbarik seringkali digunakan oleh penyelam untuk pengobatan dekompresi untuk mengatasi akumulasi nitrogen yang membentuk gelembung udara dan menyumbat beberapa bagian tubuh.

Macam-macam manfaat hiperbarik:

  1. Penyembuhan luka diabetes atau luka bakar yang dapat mempercepat penyembuhan luka, membunuh bakteri di sekitar luka, mengaktifkan fungsi darah putih
  2. Membantu mempercepat pemulihan patah tulang  yang dapat memperbaiki sirkulasi darah, oksigen ke jaringan luka, memicu pembentukan tulang baru, dan mengurangi oedama atau pembengkakan.
  3. Membantu masalah gangguan pendengaran seperti tuli mendadak dan hipoksia, dimana hanya terdapat oksigen rendah di dalam saraf pendengaran
  4. Menangani gangguan stroke dengan mempercepat penyembuhan jaringan saraf yang luka
  5. Memperbaiki kondisi otak yang rendah akan oksigen seperti autisme atau cerebral palsy
  6. Untuk meningkatkan kebugaran dan kecantikan dengan meningkatkan jumlah stem cell

Saat menjalani terapi oksigen hiperbarik, pasien atau peserta akan masuk ke dalam chamber yang memiliki kapasitas hingga 8 orang di Bethsaida Hospitals. Oksigen bertekanan tinggi yang disediakan dalam Hiperbarik mudah larut ke seluruh jaringan tubuh yang memiliki cairan. Misalnya, darah, sistem getah bening, saraf-saraf, hingga tulang. Jika anda mampu menyerap lebih banyak oksigen dalam tubuh, maka hasilnya juga akan semakin baik untuk jaringan yang rusak.

Pada umumnya, semua orang dari kalangan usia yang berbeda bisa melakukan terapi hiperbarik, tetapi pada kasus tertentu dokter tidak akan mengizinkan beberapa orang untuk mengikuti terapi jika ditemukan kasus kesehatan yang kurang baik hubungannya dengan terapi hiperbarik. Dokter juga akan mengecek kondisi masing-masing peserta terapi terlebih dahulu sebelum masuk ke dalam chamber.

Di dalam chamber, pasien hanya perlu duduk rileks sambil mendengarkan music atau menonton film sambil menghirup oksigen murni yang disediakan. Terapi oksigen hiperbarik sama sekali tidak menggunakan obat atau adanya tindakan operasi. Jika anda tertarik untuk melakukan terapi hiperbarik, Bethsaida Hospitals menyediakan chamber yang memuat 8 orang. Anda dapat berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum melakukan terapi ini demi keamanan anda.

Narasumber: dr. Erick Supondha, MKK(DHM), DMAC

Radio Frequency Ablation Menangani Tiroid

Pernahkah anda mengalami kelelahan berlebihan sepanjang hari? Apakah disertai dengan berat badan yang meningkat secara tiba-tiba, sulit berkonsentrasi, badan menggigil, rambut rontok, melemahkan jantung dan otot? atau sebaliknya yang anda alami adalah kegugupan berlebihan, berat badan berkurang meski sudah mengonsumsi banyak makanan, jantung berdebar yang disertai denyut nadi yang cepat? Hal ini bisa terjadi karena gangguan fungsi hormon tiroid. Ada beberapa cara untuk menangani tiroid, namun salah satunya adalah dengan radio frequency ablation.

Meskipun bagi beberapa masyarakat umum penyakit tiroid ini terdengar asing, namun menurut data dari WHO Global Database on Iodine Deficiency (2004) sekitar 285.4 juta anak usia sekolah 6-12 tahun dan sekitar 1,9 milyar penduduk dunia mengalami defisiensi iodium. Di Asia, sekitar 187 juta anak usia sekolah (6-12 tahun) dan 1,2 milyar populasi umum mengalami defisiensi iodium. Lebih lanjut, kelenjar tiroid merupakan kelainan endokrin terbanyak kedua setelah diabetes melitus di Indonesia.

Berbagai usia dengan gangguan tiroid:

Bayi baru lahir – terakumulasi tiap tahunnya di Indonesia. Di seluruh dunia prevalensi hipotiroid kongenital 1 : 3.000. Dengan prevalensi 300-900 di daerah endemik tinggi. Jika angka kelahiran sebanyak 5 juta bayi/tahun dengan kejadian 1 : 3.000 kelahiran maka terdapat 1.600 bayi dengan hipotiroid kongenital per tahun yang akan terakumulasi tiap tahunnya.

Anak-anak: Angka prevalensi hipertiroid di seluruh dunia pada anak yang berusia ≤ 15 tahun adalah 8 : 1.000.000 dan yang berusia ≤ 4 tahun 1 : 1.000.000

Usia Dewasa atau Produktif: Wanita 10x lebih rentan terkena hipotiroid dibanding laki-laki. 7% dari wanita yang baru saja melahirkan mengalami masalah dengan kelenjar tiroid dalam tahun pertama.

Usia Lanjut: Nodul tiroid dapat terjadi pada lebih dari 50% populasi penduduk dan sebagian besar sudah berusia lanjut. Studi ATA menemukan populasi orang ≥ 70 tahun memiliki kemungkinan 43% terkena nodul dibandingkan dengan usia muda (20-29 tahun)

Fungsi kelenjar tiroid:

Kelenjar tiroid merupakan kelenjar yang memiliki fungsi mempertahankan metabolisme tubuh, seperti metabolisme jantung, membantu mengatur metabolisme karbohidrat, lemak dan protein, memacu pertumbuhan normal, memacu perkembangan dan pematangan sistem saraf dan memacu pembentukan kalori. Dengan kata lain, gangguan kelenjar tiroid dapat mempengaruhi seluruh sistem tubuh dan berakibat fatal jika tidak ditangani dengan tepat.

Masalah tiroid dapat digolongkan menjadi dua bagian yaitu, perubahan ukuran atau bentuk tiroid yang biasa dikenal dengan gondok dan gangguan fungsi hormon tiroid. Kedua masalah tersebut dibagi lagi menjadi dua, perubahan ukuran tiroid yang sering dikenal sebagai gondok dibagi menjadi dua yaitu benjolan jinak dan ganas. Sedangkan gangguan fungsi hormon dibagi menjadi hipertiroid (kelebihan hormon) dan hipotiroid (kekurangan hormon).

Gejala Hipertiroid:


– Gemetar, gugup / gelisah
– Mata melotot
– Berat badan berkurang meski banyak makan
– Sulit tidur
– Cepat lelah
– Berdebar
– Tidak tahan panas
– Diare
– Tulisan tangan berubah
– Gangguan Menstruasi
– Otot lemah, tidak kuat olah raga, tidak bisa naik tangga
– Mata nyeri atau pandangan ganda
– Rasa cemas berlebihan
– Nadi cepat
– Kelenjar gondok membesar
– Kadar hormon T3 dan T4 meningkat

Gejala Hipotiroid:


– Mudah lelah
– Berat badan meningkat
– Pelupa
– Labil / sensitif
– Sulit berkonsentrasi
– Rambut rontok / menipis
– Kulit kering
– Tidak tahan dingin
– Kolesterol meningkat
– Mata sembab
– Kelenjar gondok membesar
– Suara dalam parau, tenggorokan kering dan sering meradang
– Denyut jantung melemah
– Infertilitas, siklus menstruasi tidak teratur
– Otot lemah
– Sembelit

Gangguan kelenjar tiroid ini kerap tidak disadari karena tak ada gejala khusus. Padahal, jika tidak terdeteksi dan ditangani sejak dini, kelainan tiroid dapat menurunkan produktivitas dan kualitas hidup. Oleh karenanya, penting bagi masyarakat untuk melakukan deteksi dini serta mendapatkan penanganan yang tepat terhadap masalah tiroid.

Thyroid Center

Bethsaida Hospital yang telah memiliki layanan Thyroid Center kini siap untuk memberikan pelayanan terhadap penyakit tiroid ini. Mulai dari penegakan diagnosa, terapi khusus, hingga penanganan secara komprehensif. Kami mengetahui bahwa tidak sedikit diantara masyarakat yang menghindari rumah sakit untuk penanganan terhadap penyakit tiroid. Hal ini disebabkan oleh pemikiran masyarakat yang berasumsi bahwa jika sudah mengalami tiroid maka tindakan operasi merupakan hal yang tidak bisa dihindari.

Akan tetapi bersama Dr. Rochsismandoko, Sp.PD-KEMD, FACE sebagai dokter spesialis penyakit dalam yang mendalami sub spesialisasi endokrin dan penyakit metabolik dari Bethsaida Hospital mengatakan bahwa sekarang untuk menghilangkan pembesaran kelenjar tiroid jinak hanya memerlukan tindakan minimal invasif yang tanpa operasi. Tindakan ini disebut juga sebagai Radio Frequency Ablation dimana metode ini diguakan untuk menghilangkan kista pada tiroid.

Prosedur Tindakan RFA

Tindakan RFA ini akan melibatkan sebuah elektroda yang dimasukkan ke dalam leher dengan bantuan USG sampai mencapai tumor di dalam kelenjar tiroid, kemudian sebuah generator listrik akan dinyalakan untuk mengalirkan energi termal untuk merusak struktur tumor. Tentu prosedur ini akan menggunakan anastesi lokal sehingga pasien merasa aman & nyaman selama menjalani prosedur.

Pada umumnya prosedur Radio Frequency Ablation ini akan memakan waktu hanya 30 menit sampai 1 jam dengan kelebihan secara biaya lebih murah dan pasien tidak akan memiliki luka bekas sayatan operasi. Tindakan ini juga pada umumnya tidak menimbulkan rasa sakit baik saat dilakukan prosedur ataupun sesudahnya.Setelah menjalani prosedur RFA ini, dokter akan melakukan observasi selama 10-12 jam mendatang untuk melihat hasil reaksi dari prosedur RFA tersebut.

Namun apabila terjadi risiko, dokter akan memberikan obat pereda nyeri. Selain itu, prosedur ini tidak memiliki banyak persyaratan namun biasanya pasien akan disarankan untuk melakukan pemeriksaan darah terlebih dahulu. Hal ini dilakukan untuk memastikan keadaan tubuh pasien siap menjalani prosedur RFA ini.

Dr. Rochsismandoko, Sp.PD-KEMD, FACE mengatakan bahwa angka keberhasilan prosedur RFA ini adalah 47-96%. Berhasil atau tidaknya tindakan ini bisa dilihat 6 bulan setelah menjalani prosedur dengan kontrol rutin ke dokter setiap bulannya.

Ketahui Ciri-Ciri Menopause dan Cara Menyikapinya

Menurut WHO, menopause adalah masa berhentinya hair atau menstruasi secara permanen akibat hilangnya aktivitas folikuler ovarium. Seorang wanita bisa dikatakan sudah menopause apabila tidak mengalami menstruasi selama 12 bulan secara berturut-turut tanpa ada penyebab secara fisiologi atau patiologi yang nyata.

               Sebelum seorang wanita menopause, Ia akan mengalami masa Klimakterium. Klimakterium merupakan masa peralihan antara masa reproduksi dengan masa senium. Klimakterium merupakan suatu masa peralihan yang normal dan wajar terjadi bagi wanita. Menopause memang akan terjadi secara alami, tetapi ada beberapa hal yang dapat memengaruhi seberapa lambat atau cepatnya fase menopause yang terjadi pada perempuan. Hal-hal tersebut adalah:

  1. Stress
  2. Usia melahirkan
  3. Penggunaan atau pemilihan alat kontrasepsi
  4. Kebiasaan merokok
  5. Asupan gizi

Untuk ciri-ciri fisik yang dapat terlihat sebelum menopause adalah:

  1. Hot flushes: rasa panas atau hangat yang dapat dirasakan pada bagian leher, dada, hingga wajah yang dapat dirasakan selama beberapa menit. Hot flushes juga dapat menyebabkan kepala pusing, tubuh terasa lemah, detak jantung yang cepat, dan sering berkeringat di malam hari.
  2. Sering buang air kecil: seorang wanita akan lebih sering buang air kecil sebelum menopause.
  3. Kulit menjadi lebih kering: kulit akan berubah menjadi lebih kering daripada sebelumnya, sehingga akan lebih baik bila pelembap digunakan secara rutin.
  4. Rambut mudah rontok

Ciri-ciri psikologis yang dapat dirasakan adalah:

  1. Mudah tersinggung
  2. Depresi
  3. Risau atau cemas
  4. Sering mengalami kelupaan dan sulit berkonsentrasi

Ciri-ciri seksual yang dapat dirasakan adalah:

  1. Vagina kering: vagina menjadi lebih kering dari biasanya, sehingga akan menimbulkan rasa kurang nyaman ketika berhubungan seksual.
  2. Libido menurun: hasrat atau gairah untuk berhubungan seksual juga akan menurun akibat tingkat libido yang menurun.

Menopause bisa terdengar sebagai akhir dari hubungan seksual seorang wanita, tetapi apabila menyikapinya dengan benar, fase menopause bisa menjadi fase dimana wanita bisa menjadi lebih sehat. Berikut cara menyikapi menopause:

  1. Selalu berpikir positif bahwa semua yang terjadi merupakan suatu hal yang alami dan wajar
  2. Jangan berhenti menerapkan pola hidup sehat dengan gizi seimbang dan olahraga yang cukup
  3. Kurangi mengonsumsi kafein yang berasal dari kopi, teh, dan soda untuk mengurangi hot flushes
  4. Tidur cukup selama 7-8 jam sehari

Menopause merupakan fase yang tidak perlu ditakuti, semua wanita masih bisa bersinar setelah menopause sekalipun.

Menurut WHO, menopause adalah masa berhentinya hair atau menstruasi secara permanen akibat hilangnya aktivitas folikuler ovarium. Seorang wanita bisa dikatakan sudah menopause apabila tidak mengalami menstruasi selama 12 bulan secara berturut-turut tanpa ada penyebab secara fisiologi atau patiologi yang nyata.

               Sebelum seorang wanita menopause, Ia akan mengalami masa Klimakterium. Klimakterium merupakan masa peralihan antara masa reproduksi dengan masa senium. Klimakterium merupakan suatu masa peralihan yang normal dan wajar terjadi bagi wanita. Menopause memang akan terjadi secara alami, tetapi ada beberapa hal yang dapat memengaruhi seberapa lambat atau cepatnya fase menopause yang terjadi pada perempuan. Hal-hal tersebut adalah:

  1. Stress
  2. Usia melahirkan
  3. Penggunaan atau pemilihan alat kontrasepsi
  4. Kebiasaan merokok
  5. Asupan gizi

Untuk ciri-ciri fisik yang dapat terlihat sebelum menopause adalah:

  1. Hot flushes: rasa panas atau hangat yang dapat dirasakan pada bagian leher, dada, hingga wajah yang dapat dirasakan selama beberapa menit. Hot flushes juga dapat menyebabkan kepala pusing, tubuh terasa lemah, detak jantung yang cepat, dan sering berkeringat di malam hari.
  2. Sering buang air kecil: seorang wanita akan lebih sering buang air kecil sebelum menopause.
  3. Kulit menjadi lebih kering: kulit akan berubah menjadi lebih kering daripada sebelumnya, sehingga akan lebih baik bila pelembap digunakan secara rutin.
  4. Rambut mudah rontok

Ciri-ciri psikologis yang dapat dirasakan adalah:

  1. Mudah tersinggung
  2. Depresi
  3. Risau atau cemas
  4. Sering mengalami kelupaan dan sulit berkonsentrasi

Ciri-ciri seksual yang dapat dirasakan adalah:

  1. Vagina kering: vagina menjadi lebih kering dari biasanya, sehingga akan menimbulkan rasa kurang nyaman ketika berhubungan seksual.
  2. Libido menurun: hasrat atau gairah untuk berhubungan seksual juga akan menurun akibat tingkat libido yang menurun.

Menopause bisa terdengar sebagai akhir dari hubungan seksual seorang wanita, tetapi apabila menyikapinya dengan benar, fase menopause bisa menjadi fase dimana wanita bisa menjadi lebih sehat. Berikut cara menyikapi menopause:

  1. Selalu berpikir positif bahwa semua yang terjadi merupakan suatu hal yang alami dan wajar
  2. Jangan berhenti menerapkan pola hidup sehat dengan gizi seimbang dan olahraga yang cukup
  3. Kurangi mengonsumsi kafein yang berasal dari kopi, teh, dan soda untuk mengurangi hot flushes
  4. Tidur cukup selama 7-8 jam sehari

Menopause merupakan fase yang tidak perlu ditakuti, semua wanita masih bisa bersinar setelah menopause sekalipun.

Calcium Score Cegah Penyakit Jantung Koroner

             

Ada berbagai macam penyakit jantung yang diderita oleh seseorang. Mulai dari penyakit jantung koroner, katup, bawaan, hipertensi, gagal jantung, irama jantung, dan lain-lainnya dengan setiap gejala dan tanda-tanda yang berbeda. Akan tetapi, tidak semua penderita penyakit jantung dapat merasakan gejala dan tanda-tanda terlebih dahulu. Sehingga pengecekan yang dilakukan secara rutin akan sangat bermanfaat bagi orang yang sudah memiliki risiko sebelumnya.

                Kali ini, salah satu penyakit jantung yang akan dibahas adalah penyakit jantung koroner. Penyakit jantung koroner merupakan penyakit jantung yang menyerang sistem pembuluh darah koroner dimana sistem pembuluh darah yang memberi darah tidak bisa memberikan suplai energi dan oksigen ke otot jantung. Apabila suplai darah ke otot jantung ini terhambat atau terhalangi, maka akan ada sumbatan pada bagian pembuluh darah koroner sehingga darah yang memompa ke bagian jantung akan berkurang. Hal ini secara otomatis menyebabkan kinerja otot jantung juga menjadi berkurang.

Berbagai manfaat Calcium Score:

Untuk mengetahui kondisi pembuluh darah koroner bisa dilakukan metode Calcium Score di Cardiac Center Bethsaida Hospital yang merupakan bagian dari pemeriksaan CT-Scan yang memiliki kelebihan tertentu sehingga dapat digunakan untuk skrining. Calcium Score memiliki sederet manfaat, mulai dari pemeriksaan cepat dengan hasil yang cepat, tidak membuat pasien lelah, tidak perlu menggunakan infus, bisa dilakukan tanpa puasa, tidak invasif yang dalam arti tidak melukai pasien, serta memiliki tingkat radiasi yang minim.

Lantas, apa itu tes Calcium Score? Kata kalsium mewakilkan zat yang terlibat dalam proses terbentuknya sumbatan pada pembuluh darah koroner atau jantung. Semakin besar sumbatan pada jantung, maka semakin besar jumlah calcium score yang dicapai. Zat kalsium akan terlibat karena adanya proses terbentuknya sumbatan yang diawali dengan penimbunan lemak terlebih dahulu.

Berikut merupakan penjelasan dari angka calcium score:

  • 0: maka tidak ada penyumbatan pada bagian pembuluh darah koroner dan disarankan untuk tes ulang setelah 2 tahun ke depan.
  • 1-10, akan dikategorikan sebagai sumbatan yang sangat ringan dan disarankan untuk tes ulang setelah 1 tahun ke depan, disertai dengan dukungan obat.
  • 11-100, akan dikategorikan sebagai sumbatan ringan, tetapi apabila stress level nya juga memiliki angka yang tinggi dan didukung dengan faktor risiko, maka akan disarankan untuk melanjutkan kateterisasi.
  • 101-400, termasuk dalam kategori sedang.
  • 401 hingga keatas berada dalam kategori signifikan atau bermakna.

                Menurut Dr. Raja Adil C. Siregar, SpJP(K), FIHA, FICA, FESC, FACC, FAPSIC, FSCAI dari Bethsaida Hospital, pada beberapa kasusnya, skor yang diperoleh belum tentu menentukan seberapa parah sumbatan yang dialami. Akan lebih baik apabila anda juga melakukan tes lain yang dapat mendukung hasil pemeriksaan. Metode lainnya yang bisa digunakan adalah stress test atau kateterisasi yang dapat mendukung hasil tes.

Selain itu, faktor risiko juga bisa menjadi salah satu faktor dari hasil tes yang didapatkan. Faktor risiko yang terlibat adalah usia, jenis kelamin, faktor genetik, dan lingkungan dimana anda tinggal. Untuk faktor risiko yang bisa anda hindari adalah melalui pengendalian pola makan yang memicu kolesterol, trigliserida, asam urat, dan gula darah.

                Jika anda merasa memiliki keluhan atau ingin sekedar melakukan pengecekan untuk jantung anda, anda bisa langsung berkunjung ke Cardiac Center di Bethsaida Hospital Gading Serpong dimana anda bisa berkonsultasi dan melakukan pengecekan secara lengkap sesuai yang direkomendasikan oleh dokter anda. Anda juga bisa mendaftarkan diri anda pada promo penyakit jantung koroner yang tersedia.

Narasumber: Dr. Raja Adil C. Siregar, SpJP(K), FIHA, FICA, FESC, FACC, FAPSIC, FSCAI

Gejala Menopause dan Cara Menyikapinya

Menurut WHO, menopause adalah masa berhentinya hair atau menstruasi secara permanen akibat hilangnya aktivitas folikuler ovarium. Seorang wanita bisa dikatakan sudah menopause apabila tidak mengalami menstruasi selama 12 bulan secara berturut-turut tanpa ada penyebab secara fisiologi atau patiologi yang nyata. Ayo kenali gejala menopause sebelum terjadi.

           Sebelum seorang wanita menopause, Ia akan mengalami masa Klimakterium. Klimakterium merupakan masa peralihan antara masa reproduksi dengan masa senium. Klimakterium merupakan suatu masa peralihan yang normal dan wajar terjadi bagi wanita. Menopause memang akan terjadi secara alami, tetapi ada beberapa hal yang dapat memengaruhi seberapa lambat atau cepatnya fase menopause yang terjadi pada perempuan. Hal-hal tersebut adalah:

  1. Stress
  2. Usia melahirkan
  3. Penggunaan atau pemilihan alat kontrasepsi
  4. Kebiasaan merokok
  5. Asupan gizi

Untuk gejala menopause secara fisik adalah:

  1. Hot flushes: rasa panas atau hangat yang dapat dirasakan pada bagian leher, dada, hingga wajah yang dapat dirasakan selama beberapa menit. Hot flushes juga dapat menyebabkan kepala pusing, tubuh terasa lemah, detak jantung yang cepat, dan sering berkeringat di malam hari.
  2. Sering buang air kecil: seorang wanita akan lebih sering buang air kecil sebelum menopause.
  3. Kulit menjadi lebih kering: kulit akan berubah menjadi lebih kering daripada sebelumnya, sehingga akan lebih baik bila pelembap digunakan secara rutin.
  4. Rambut mudah rontok

Gejala menopause secara psikologis adalah:

  1. Mudah tersinggung
  2. Depresi
  3. Risau atau cemas
  4. Sering mengalami kelupaan dan sulit berkonsentrasi

Gejala menopause secara seksual yang dapat dirasakan adalah:

  1. Vagina kering: vagina menjadi lebih kering dari biasanya, sehingga akan menimbulkan rasa kurang nyaman ketika berhubungan seksual.
  2. Libido menurun: hasrat atau gairah untuk berhubungan seksual juga akan menurun akibat tingkat libido yang menurun.

Menopause bisa terdengar sebagai akhir dari hubungan seksual seorang wanita, tetapi apabila menyikapinya dengan benar, fase menopause bisa menjadi fase dimana wanita bisa menjadi lebih sehat. Berikut cara menyikapi menopause:

  1. Selalu berpikir positif bahwa semua yang terjadi merupakan suatu hal yang alami dan wajar
  2. Jangan berhenti menerapkan pola hidup sehat dengan gizi seimbang dan olahraga yang cukup
  3. Kurangi mengonsumsi kafein yang berasal dari kopi, teh, dan soda untuk mengurangi hot flushes
  4. Tidur cukup selama 7-8 jam sehari

Menopause merupakan fase yang tidak perlu ditakuti, semua wanita masih bisa bersinar setelah menopause sekalipun. Bethsaida Hospital dapat menjadi wadah bagi anda untuk berkonsultasi bagaimana menghadapi menopause tanpa mengurangi motivasi dan menurunkan tingkat kesehatan anda.